Tik tik tik, tes tes tes... waaah hujan warna-warni turun! Kumbi-kumbi pun berlarian. Ada yang masuk ke Negeri Kata. Mereka melihat penyair Rajarima tidak bisa menulis puisi ceria lagi. Kenapa ya? Sebagian kumbi diajak Andi dan Bowo berkeliling Kota Oncom. Bukan sembarang kota, melainkan kota yang sangat teratur. Serunya... Nah, sepasang kumbi kembar memilih berteduh di rumah manusia. Mereka…
Wah, dengan apa Osyi membawa wortel hasil panennya nanti? Mengapa tidak ada yang mau meminjami Osyi keranjang? Sementara, ada barakuda pencuri memasuki rumah Fufu, padaha Fufu sedang sendirian. Bagaimana ini? Bimo nekat mengarungi sungai berarus deras. Berhasilkah dia? Hmm... permen adik banyak sekali. Boleh tidak, diam-diam Kakak ambil satu? Aduh, santan ini belum mendidih…