Tetangga Rasulullah di Surga Abu Ubaidah tidak ingin menyakiti hati ayahnya. Dia berusaha menjelaskan kepada ayahnya alasannya memeluk Islam. Bahkan, dipilihnya kata-kata yang baik. Namun, ayahnya tetap tidak terima. Dia diusir dari rumah oleh ayahnya. Namun, dia tidak lemah. Dia tetap teguh memeluk Islam. Dia bertekad untuk terus membela Islam. Dia ingin mendakwahkan Islam dan membela kaum …
Pembela Islam Ahli Surga Mereka berasal dari keturunan bangsawan yang terjaga akhlak dan budi pekertinya. Sehingga, mereka pun terpilih menjadi sahabat Rasulullah yang setia. Selalu memegang teguh keimanan sampai akhir hayat. Thalhah yang dermawan dan Zubair yang selalu membela Rasulullah merupakan dua sahabat yang sudah terjamin masuk surga.
Para Pemimpin Bidadari Surga Rasulullah berkhutbah di atas mimbarnya, beliau bersabda, "Sesungguhnya Fatimah adalah bagian dariku, aku mengkhawatirkannya difitnah pada agamanya... Demi Allah anak Rasulullah tidak akan pernah berkumpul dengan anak musuf Allah selamanya."
Para Pemburu Surga Surga. Satu kata yang begitu dalam maknanya. Satu kata yang dapat membuat orang menebusnya dengan nyawa sekalipun. Kerena di surgalah kenikmatan abadi nan hakiki yang selama ini dicari oleh semua manusia, tidak terkecuali sahabat Rasulullah. Mus ab bin Umair rela meninggalkan kemewahan, gelar kebangsawanan, harta kekayaan. Bilal bin Rabah rela mengalami sikasaan dan hinaan…
Orang yang dikarunia harta banyak biasanya akan merasa gembira dan bahagia Namun tidak begitu dengan Abdurrahman bin Auf Sahabat Rasulullah ini mala merasa sedih dengan hartanya yang terus bertambah dan berlimpah ruah Abdurrahman bin Auf sangat takut harta yang dimilikinya kelak akan memisahka dirinya dengan sahabatnya di akhirat Lain halnya dengan sahahat Saad bin Abi Waqqash sang pemanah y…
Awalnya, Fania merasa kesulitan menghafal surat-surat Al-Quran. Pasti ada saja ayat yang terlupa. Namun, saat tahu bahwa ada ganjaran bagi orang yang menghafal dan mengamalkan Al-Quran, Fania jadi lebih semangat menghafal. Lalu, seperti apa usaha Fania, ya? Yuk, ikuti kisahnya!